Budaya

 

Indonesia dikenal sebagai negara multikultular yang memiliki anekaragam budaya yang tersebar diseluruh pelosok nusantara, dan salah satunya terdapat di propinsi Sumatera Utara. Kebudayaan lokal di Sumatera Utara sangat unik, kuno dan mempesona. Penduduknya yang dikenal sebagai suku Batak, masih memegang teguh warisan budaya dan tradisi leluhur. 

 

Suku Batak juga terkenal dengan Kain Ulos. Yayasan Del aktif berpartisipasi dalam pameran kain tradisional dalam upaya pelestarian kekayaan warisan budaya.

Untuk lebih memasyarakatkan Kain Ulos, Ibu Devi Pandjaitanmengadakan pembinaan kepada perajin kain yang ada di Bandung dan Jogja, mereka diajarkan menenun kain dengan motif ulos. Tujuannya selain untuk memperkenalkan Kain Ulos, juga mendorong masyarakat untuk menggunakan kain bermotif Ulos dalam berbagai acara, seperti layaknya kain batik.

 

 

Selain Kain Ulos, Yayasan Del juga menaruh perhatian pada kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan budaya Batak. Pada setiap kesempatan acara misalnya wisuda mahasiswa, penyambutan tamu asing dan perayaan HUT yayasan, selalu dimeriahkan dengan tarian Tortor.

Tarian Tortor menggambarkan pengalaman hidup orang Batak dalam kehidupan sehari-hari, dimana mereka bisa gembira/senang, bermenung, menangis,  berdoa/menyembah, bahkan keinginan cita-cita dan harapan.